top of page

Gastropoda Mangrove Tanjung Pasir: Penjaga Senyap Keseimbangan Pesisir

  • Gambar penulis: Masyarakat Moluska Indonesia
    Masyarakat Moluska Indonesia
  • 5 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Ekosistem mangrove sering dibicarakan sebagai benteng alami pesisir, namun jarang disadari bahwa kekuatannya juga ditopang oleh organisme kecil yang bekerja tanpa suara. Di antara akar-akar mangrove Tanjung Pasir, Teluknaga, hidup gastropoda—kelompok moluska bercangkang yang bukan hanya menjadi bagian rantai makanan, tetapi juga penanda kesehatan perairan. Penelitian yang dilakukan oleh Lutviah Rahmawati dan Agung Setyo Sasongko memberikan gambaran ilmiah penting tentang bagaimana komunitas gastropoda tersusun dan apa yang sebenarnya mereka “katakan” tentang kondisi ekosistem mangrove di kawasan ini.


Penelitian yang dilaksanakan pada Desember 2023 ini berangkat dari pertanyaan mendasar: bagaimana struktur komunitas gastropoda di mangrove Tanjung Pasir, dan sejauh mana ia mencerminkan kualitas lingkungan perairan? Gastropoda dipilih bukan tanpa alasan. Kelompok ini dikenal memiliki mobilitas rendah dan responsif terhadap perubahan lingkungan, sehingga sering digunakan sebagai bioindikator perairan. Dengan kata lain, membaca komunitas gastropoda sama artinya dengan membaca “rekam jejak ekologis” suatu habitat.



Melalui metode purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan yang merepresentasikan perbedaan aktivitas manusia dan pengaruh laut, peneliti menemukan 5 spesies gastropoda dari 4 genus. Beberapa di antaranya, seperti Telescopium telescopium dan Cerithidae cingulata, menunjukkan kepadatan yang mencolok pada lokasi tertentu. Menariknya, tidak semua stasiun menunjukkan pola yang sama. Ada lokasi dengan kepadatan tinggi tetapi keanekaragaman rendah—indikasi kuat bahwa satu spesies mampu mendominasi ruang dan sumber daya, sementara spesies lain terdesak.


Pola sebaran gastropoda di mangrove Tanjung Pasir juga mengungkap cerita ekologis yang tidak sederhana. Sebagian besar spesies menunjukkan pola sebaran seragam, tetapi beberapa justru mengelompok. Pola ini mengisyaratkan adanya preferensi habitat, strategi bertahan hidup, serta dinamika kompetisi yang dipengaruhi oleh substrat berlumpur, pasang surut, dan ketersediaan bahan organik. Dengan kata lain, distribusi gastropoda bukan kebetulan, melainkan hasil interaksi kompleks antara organisme dan lingkungannya.


Ketika dianalisis lebih jauh menggunakan indeks ekologi, gambaran yang muncul menjadi semakin menarik. Indeks keanekaragaman (H’ = 1,03) menunjukkan kategori sedang, keseragaman (E = 0,64) relatif seimbang, dan indeks dominasi (C = 0,95) menandakan adanya spesies yang cukup dominan pada stasiun tertentu. Namun, dominasi ini tidak serta-merta berarti ekosistem terganggu. Justru, jika dikaitkan dengan parameter kualitas air—seperti suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut—perairan mangrove Tanjung Pasir masih berada dalam kondisi baik dan mendukung kehidupan gastropoda.


Inilah poin penting dari penelitian ini: komunitas gastropoda di mangrove Tanjung Pasir cenderung stabil dan seimbang, meskipun berada di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas manusia dan wilayah pantai terbuka. Temuan ini memperkuat peran gastropoda sebagai indikator ekologis sekaligus penegasan bahwa mangrove Tanjung Pasir masih menyimpan daya dukung lingkungan yang signifikan.


Tulisan ini baru menyentuh lapisan permukaannya. Detail tentang perbedaan antar stasiun, dominasi spesies tertentu, hingga keterkaitan erat antara substrat, nutrien, dan struktur komunitas gastropoda dijabarkan secara lebih lengkap dalam artikel jurnal aslinya. Bagi pembaca yang ingin memahami mangrove tidak hanya sebagai “hutan pesisir”, tetapi sebagai sistem hidup yang dibaca melalui moluska kecil bercangkang, artikel ilmiah ini layak dibaca hingga tuntas.


Referensi Utama

Rahmawati, L., & Sasongko, A. S. (2025). Community Structure of Gastropods in Mangrove Ecosystem in Tanjung Pasir Village, Teluknaga, Tangerang District. Jurnal Moluska Indonesia, 9(2), 40–49.

Komentar


©2025 by Masyarakat Moluska Indonesia

  • facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • Tumblr
bottom of page